Binatang

Team i-Humor's picture

KESATRIA DAN NAGA

Dari menara istananya, sang raja melihat seorang kesatria di kejauhan. Kesatria itu berderap menunggang kuda, dan dengan sangat gagah, memanggul seekor naga di pundaknya.

"Dasar bodoh!" teriak sang raja. "Tugasmu itu membunuh naga dan membawa pulang sang putri!"

Team i-Humor's picture

PAHLAWAN

Tina adalah anak yang manis. Dodi, teman sepermainannya menyukai Tina. Suatu ketika, Tina bermain sendiri di dekat rumah tua yang tidak terpakai. Tiba-tiba Bona, anak yang terkenal nakal dan badannya tambun, datang lalu merebut mainan Tina dan membuat Tina menangis.

Ternyata Bona disuruh Dodi untuk menakut-nakuti si Tina. Dengan gaya pemberani si Dodi datang menolong Tina, Dodi juga menyombongkan diri dengan menyebut dirinya seorang pahlawan. Tujuannya supaya Tina terpesona. Tak lama kemudian, tiba-tiba ada seekor kecoak terbang dan hinggap di tangan Dodi!

"Huuuaaaa....!!!" Dodi lari ketakutan.

Tina berkata dalam hati, "Katanya Pahlawan, tapi sama kecoak saja takut!"

Team i-Humor's picture

ROTI GAJAH

Sebuah truk berhenti di daerah perbatasan.

"Jangan coba-coba membawa barang ilegal, ya!" kata petugas.

"Tidak, Pak. Semua barang kami disertai dengan dokumen resmi," jawab sopir truk.

"Lalu ini apa?" tanya petugas itu setelah membuka bak belakang. Di situ ada seekor gajah yang dijepit dengan dua bongkah roti besar dan diikat dengan tali.

Sopir itu terbelalak kaget, "Ya ampun, masa bikin sandwich pun isinya dibatasi?"

Team i-Humor's picture

ANJING AJAIB DAN SEORANG PESIMIS

Seorang pemburu angsa liar pergi ke pasar untuk mencari anjing. Secara tak terduga, ia mendapatkan anjing yang bisa berjalan di atas air untuk mengambil angsa yang telah tertembak.

Ia mengajak temannya, yang kebetulan seorang pesimis, untuk menguji kebolehan anjing itu.

Mereka menunggu di tepi danau. Ketika sekawanan angsa lewat, ia menembaknya, dan seekor di antaranya terjatuh. Anjing itu segera meloncat ke dalam air. Ajaib! Anjing itu tidak tenggelam. Ia benar-benar berjalan di atas air untuk mengambil angsa yang tertembak, dan hanya telapak kakinya saja yang basah. Hal itu berlangsung sepanjang perburuan hari itu.

Si pesimis mengamati dengan saksama, menyaksikan semua kejadian itu, namun tidak berkomentar sedikit pun.

Dalam perjalanan pulang, si pemburu bertanya kepada temannya itu, "Kau melihat ada yang tidak biasa dengan anjing baruku?"

"Yah, begitulah," jawab si pesimis. "Ia tidak bisa berenang."

Team i-Humor's picture

ARTIS DAN DOKTER

Seorang agen mengatur pertemuan antara kliennya dengan seorang produser TV. Kliennya memunyai seekor anjing yang bisa berbicara dan bernyanyi. Setelah mengetes kemampuan sang anjing, sang produser TV merasa sangat gembira dan setuju untuk menandatangani kontrak pembuatan pertunjukan anjing ajaib tersebut. Namun sebelum sang produser menandatangani kontrak, tiba-tiba saja masuk seekor anjing yang lebih besar dan dengan segera membawa lari sang anjing ajaib.

"Apa yang terjadi?" tanya sang produser TV keheranan.

"Itu ibunya," jawab sang agen, "Ia tidak mau anaknya jadi artis, ia mau anaknya jadi dokter."

Team i-Humor's picture

DILEMPARKAN KEMBALI

Seorang ayah bermain-main dengan anaknya di sebuah pantai. Tiba-tiba anaknya yang baru berumur empat tahun menarik tangannya dan membawanya ke suatu tempat di mana ia menemukan seekor burung camar yang telah mati di atas pasir.

"Ayah, apa yang telah terjadi dengan burung ini?" tanya anaknya.

"Dia mati dan telah pergi ke Sorga," jawab ayahnya.

Si anak berpikir sebentar lalu bertanya, "Apakah Tuhan melemparkannya kembali ke sini?"

Team i-Humor's picture

KARTU NAMA

Seorang petugas Departemen Pertanian yang sok, berhenti di sebuah pertanian dan berkata kepada pemilik pertanian tersebut, "Saya akan memeriksa perkebunan Anda." Pak petani menjawab, "Sebaiknya, Anda tidak melakukan hal itu." Merasa diremehkan, sang petugas berkata dengan nada yang sombong, "Pak, saya ini petugas resmi Departemen Pertanian yang mendapat wewenang khusus dari pemerintah untuk memeriksa apa saja yang saya mau periksa. Lihat kartu nama ini! Saya berhak masuk ke perkebunan mana pun yang saya mau." Pak petani akhirnya mengizinkan sang petugas untuk memeriksa perkebunannya.

Tidak lama kemudian, terdengar jeritan sang petugas yang lari pontang-panting dikejar banteng yang ngamuk. Pak petani berteriak, "Sudah aku peringatkan sebaiknya Anda tidak masuk ke kebunku!" Sembari berlari sang petugas pun berteriak, "Tolong aku, apa yang harus aku lakukan!" Pak petani menjawab, "Tunjukkan kartumu kepadanya!"

Team i-Humor's picture

SEPASANG RAYAP

Ketika nabi Nuh dan keluarganya turun dari perahu, mereka berhenti di atas tebing untuk menoleh ke belakang.

"Kita harus melakukan sesuatu Nuh," kata istrinya. "Bangkai perahu yang besar itu akan tetap berdiri di sana selama bertahun-tahun dan merusak pemandangan."

"Semua sudah kupikirkan," kata Nuh meyakinkan istrinya. "Aku meninggalkan sepasang rayap di perahu."

Team i-Humor's picture

JANGAN IKUT-IKUTAN

Ketika duduk di bangku pesawat, seorang pria kaget melihat burung beo terikat di bangku sebelahnya. Lalu pria itu meminta kopi kepada pramugari dan si beo menimpali, "Dan bawakan saya whisky, bodoh." Pramugari datang membawa whisky, tapi ia lupa membawa kopi. Pria itu mengingatkan pramugari mengenai kopi pesanannya, tapi lagi-lagi si beo menimpali, "Dan bawakan saya whisky lagi, bodoh!" katanya sambil meminum habis whisky pertama. Pramugari datang tergopoh-gopoh sambil membawa whisky, tapi tidak juga ingat membawa kopi.

Akhirnya, pria itu tidak dapat menahan emosinya. "Aku sudah meminta kopi dua kali. Ambilkan saya kopi sekarang juga, atau saya akan menendangmu." Kini baik pria maupun si beo diseret paksa ke pintu darurat dan siap dilempar keluar oleh dua petugas bertubuh kekar. Tanpa menunggu, si beo terjun ke bawah, tapi sebelumnya ia berpaling pada si pria sambil berkata, "Makanya kalau tidak bisa terbang, jangan ikut-ikutan protes."

Team i-Humor's picture

HARIMAU MODERN

Ada dua ekor sapi yang sedang makan rumput. Kemudian datanglah seekor harimau yang juga ikut makan rumput. Kedua sapi itu pun heran.

Sapi 1: "Kok harimau makan rumput, ya?"
Sapi 2: "Iya, kok tidak makan kita saja, ya?"

Harimau: "Sabar sedikit kenapa sih, saya kan mau menghabiskan selada dulu baru menu utamanya."

Team i-Humor's picture

BUAYA

Seorang turis sedang memancing dari atas perahunya di lepas pantai. Turis ini sangat senang berenang, tapi karena takut dengan buaya, ia tetap berada di perahunya.

Tidak jauh darinya ada seorang nelayan yang sedang menebarkan jala, si turis berteriak, "Pak, apakah ada buaya di laut ini?"

"Tidak ada", jawab si nelayan sembari meneruskan pekerjaannya.

Si turis segera terjun ke laut dan berenang-renang dengan gembiranya. Ia berenang mendekati pak nelayan dan kembali bertanya, "Bagaimana penduduk di sini bisa membuat pantai ini bebas dari buaya?"

Dengan tentang pak nelayan menjawab, "Oh, itu bukan kami yang melakukannya, tetapi hiu-hiu yang ada di laut sini yang menghabisi buaya-buaya itu."

Team i-Humor's picture

BEO

Mama: "Doni, kamu tidak boleh mengajari Beo kita mengucapkan kata-kata jorok!"

Doni: "Tidak kok, Mam. Saya cuma mengajarkan kata-kata yang tidak boleh diucapkan."

Team i-Humor's picture

BELALANG AMERIKA

Seorang turis dari Texas, Amerika sedang mengendarai mobil di Calgury, gurun yang terkenal di Aussie. Turis Amrik itu berkata, "Ah, dibandingkan di Amerika, gurun ini masih kalah luas". Saat melihat pertambangan di sana, turis di Amerika berkata lagi, "Di Texas, pertambangan kami jauh lebih besar."

Turis itu terus dan terus membanggakan Amerika. Tiba-tiba di hadapan mereka meloncat seekor kanguru. Karena belum pernah melihat binatang berkantong itu sebelumnya, turis itu bertanya, "Apa itu tadi?"

Dengan tersenyum lebar, orang Australia itu berkata, "Lho, Anda belum pernah melihat belalang Australia?" Turis Amerika itu melongo dan tidak komentar apa-apa lagi setelah itu.

Team i-Humor's picture

KISAH AYAM BANGKOK DAN AYAM KAMPUNG

Seekor ayam kampung yang baru dibeli dilepaskan di pekarangan belakang rumah yang luas.

Tiba-tiba seekor ayam bangkok jantan berlari kencang mendekati ayam kampung tadi. Ayam kampung yang baru saja dilepas tersebut tentu kaget dan lari secepat-cepatnya.

Dia lompat ke pagar, si jantan ikut lompat. Dia lompat ke jendela, si jantan pun lompat juga. Aksi kejar-mengejar terus berlangsung sampai akhirnya si ayam kampung sempat melihat tumpukan kayu dan segera masuk melalui lubang yang pas sekali dengan tubuhnya. Maka selamatlah dia karena si jantan tidak bisa masuk.

Si ayam jantan sambil terengah-engah berteriak: "Kurang ajar, dasar kampungan!, keluar kau!"
Ayam kampung: "Biarin! Memang saya ayam kampung!!!"

Team i-Humor's picture

PEMBUAL

Seorang Amerika membual, "Musim salju kami begitu dingin sehingga kami memasang alat pemanas di bawah tubuh sapi supaya mereka tidak menghasilkan es krim."

Jhody yang diajaknya bicara tidak mau kalah, "Itu bukan apa-apa! Musim panas kami begitu panas sehingga kami harus mengipasi ayam betina supaya tidak mengeluarkan telur rebus!"

Tinggalkan Komentar