Ayub

Team i-Humor's picture

PUNYA SAUDARA?

"Ma, Bu Guru tadi bertanya, apakah aku masih punya adik yang nanti akan bersekolah di sekolahku juga?"

"Wah, dia penuh perhatian ya? Apa komentarnya ketika kau menjawab kau ini anak tunggal?"

"Bu Guru hanya berkata 'syukurlah'."

Team i-Humor's picture

PULANG KAMPUNG KE PAPUA WAKTU NATAL

Seorang pria di Mimika menelepon anaknya yang ada di Jakarta sehari sebelum malam Natal dan berkata, "Aku tidak bermaksud merusak harimu, tapi aku perlu kasih tahu kamu bahwa aku dan ibumu akan bercerai; sudah cukup aku menderita selama 45 tahun ini."

"Ayah ini ngomong apa sih?" teriak anak laki-lakinya.

"Kami tidak dapat bersama lagi," kata sang ayah. "Kami saling benci dan saya sudah muak membicarakan hal ini, jadi teleponlah kakak perempuanmu di Bandung dan ceritakan ke dia."

Dengan kalut, ia menelepon kakaknya, yang kemudian berteriak di telepon, "Mereka tidak akan bercerai! Aku akan menangani masalah ini."

Ia segera menelepon ke Mimika dan berteriak kepada ayahnya, "Ayah nggak akan cerai. Jangan lakukan apa pun sampai aku tiba di sana. Aku akan menelepon adik dan kami akan tiba di sana besok pagi. Jangan lakukan apa-apa sampai kami tiba di sana, mengerti?" Ia menutup teleponnya.

Pria itu menutup teleponnya dan berkata kepada istrinya, "Oke," katanya, "mereka akan pulang saat Natal dan mereka juga membayar ongkos perjalanannya sendiri!"

Team i-Humor's picture

BINTANG TIMUR

Rina yang masih berusia 7 tahun akan memanjatkan doa pada malam Natal.

Ibu: "Nak! Yuk kita berdoa supaya kita seperti matahari yang menjadi terang bagi semua orang." (Rina teringat akan drama kebaktian Natal sekolah Minggu pagi itu)

Rina: "Tidak mau, Ma. Matahari kan bersinar pada waktu siang. Rina mau jadi bintang timur saja, yang bersinar pada malam yang gelap."

Team i-Humor's picture

MOBIL DAN WANITA

Seorang wanita menangis tersedu-sedu melapor kepada suaminya.

Istri: Sayang, ada orang aneh yang menabrak mobil kita sehingga rusak.

Suami: Kamu ngebut, ya?

Istri: Tidak, kok!

Suami: Jadi, orang aneh itu yang ngebut?

Istri: Sebenarnya, dia sedang berhenti. Bahkan, sebenarnya dia sedang tidak mengendarai mobil.

Team i-Humor's picture

KATA PEPATAH

Seorang ibu marah-marah terhadap anaknya yang terlampau bandel. Anak ini bandel juga tidak pandai. Nilai rapornya tiap semester pasti ada warna merahnya. Saking marahnya si ibu membentak, "Kenapa nilai semestermu selalu ada warna merahnya?! Apa kau tidak sungguh-sungguh belajar?!"

"Ma, minggu lalu saya menemukan rapor mama waktu masih SD. Ada merahnya juga kog... Berarti kata pepatah benar, 'Buah Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya'."

Team i-Humor's picture

SIAPA BERANI??

Setelah pertunjukan sirkus untuk memeriahkan acara Natal di sebuah desa terpencil, pemilik sirkus memarahi seorang penjaga binatang.

Pemilik sirkus: Kenapa kau tidak pernah menutup pintu kandang singa waktu malam?

Penjaga: Tenang saja, Pak. Siapa sih yang berani mencuri singa?

Team i-Humor's picture

PAHLAWAN PERANG

Polem adalah seorang serdadu yang sudah kenyang ditugaskan di daerah konflik. Oleh tetangganya, Polem dijuluki pahlawan perang. Tapi Polem harus membayar mahal karena banyak anggota tubuhnya yang sudah palsu akibat luka-luka semasa bertugas di medan tempur. Kaki Polem palsu, tangannya palsu, dan berbagai anggota tubuh lainnya juga palsu. Tapi ada satu kebiasaan Polem yang tak hilang. Yaitu kegemarannya main taruhan. Suatu hari, Polem bertaruh dengan tetangganya, si Robi.

Polem: Robi, ayo kita bertaruh.

Robi: Taruhan apa, Pak Polem?

Polem: Saya akan menggigit telinga saya sendiri.

Team i-Humor's picture

DEMAM FACEBOOK

Seorang kakek menghampiri cucunya yang sedang sibuk mengutak-atik handphone.

Kakek: Cu, dari tadi kakek melihatmu ketawa-ketiwi. Kamu kenapa, Cu?

Cucu: Iya, Kek. Aku baru aja punya facebook. (Sambil tetap sibuk dan tidak memedulikan si kakek.)

Kakek: Memangnya facebook bisa bikin ketawa-ketiwi ya, Cu?

Cucu: Iya, Kek!

Kakek: Wah, kebetulan. Cu, tolong belikan facebook buat kakek. Kakek lagi suntuk nih ....

Cucu: ????

Team i-Humor's picture

PENYELUNDUPAN

Seorang yang bernama Kobul melintasi pos perbatasan suatu negara yang sangat ketat terhadap setiap orang asing yang melintas. Mereka tidak mau para penyelundup masuk dengan mudah ke negara mereka. Kobul bersepeda dan membawa dua tas besar di pundaknya.

Tentara perbatasan segera memerintahkan dia untuk berhenti.

"Pinggirkan sepedamu itu. Saya ingin bertanya, apa isi kedua tas itu?"

"Pasir," jawab Kobul.

Tentara itu tidak percaya begitu saja. Mereka membongkar kedua tas itu, dan benar, mereka menemukan pasir di dalamnya. Akhirnya mereka melepaskan Kobul dan membiarkan dia melintasi perbatasan menuju wilayah negara tersebut.

Team i-Humor's picture

YANG KELUAR DARI MULUT

Mambo mengajak Lya, pacarnya, mencari angin di sepanjang jalan kampung.

"Lya, ayo kita jalan-jalan sambil ngobrol."

"Boleh, tapi Mas Mambo sebaiknya pulang dulu ke rumah."

"Memang kenapa? Apakah kamu malu berjalan dengan pacar seperti aku?"

"Jangan salah tangkap, Mas. Aku sangat bangga punya pacar setampan Mas Mambo. Nah maksudku, Mas Mambo sebaiknya pulang dulu untuk gosok gigi." Jawab Lya yang tahu persis bahwa Mambo baru saja makan sepiring petai.

Team i-Humor's picture

KINGKONG

Seorang guru sekolah minggu yang masih baru, saat mengajak murid-muridnya menyanyi, tampak grogi.

Guru: Adik-Adik, kita akan menyanyikan "Kingkong Badannya Besar". Siapa yang pernah lihat kingkong?

Murid-murid: (berebut) Saya! (sambil mengangkat tangan)

Guru: Di mana?

Alex yang terkenal paling bandel menjawab dengan santai sambil menunjuk pada sang guru, "Di sini".

Team i-Humor's picture

KUCING PINTAR PULANG RUMAH

Budi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci kepada kucing ketika istrinya memelihara seekor kucing. Budi merasa istrinya jadi lebih perhatian kepada kucingnya daripada dirinya.

PENGALAMAN KERJA

Sebuah kantor membuka lowongan pekerjaan untuk posisi sopir. Suatu hari, datang seorang pelamar dengan raut muka yang sangat antusias dan optimis, kemudian langsung wawancara.

TV DAN TINDAK KEKERASAN

Seorang anak memberitahu temannya bahwa televisi memang dapat menimbulkan kekerasan.

PENUAAN

Saya ketakutan saat umur saya akan memasuki umur tiga puluh dan terlalu sensitif terhadap setiap tanda penuaan. Ketika menemukan rambut putih di poniku, saya menunjuk ke poniku dan berkata kepada suamiku dengan penuh frustrasi, "Apakah kamu melihatnya?"

Tinggalkan Komentar