Tinggalkan Komentar (
1 Timotius

KALAU MAMA MARAH
Submitted by Team i-Humor on Fri, 02/10/2012 - 16:35Sabtu larut malam. Dering telepon membangunkan seorang ibu. Dengan suara jengkel karena masih mengantuk, ia menjawab, "Halo?"
Penelepon di seberang sana tidak segera menyahut. Tidak lama kemudian, terdengar suara berbicara dengan terburu-buru.
"Ma, ini Santi. Maaf, Ma, bangunin Mama malam-malam. Mau kasih tahu, Santi pulangnya telat. Ban mobilnya bocor. Bukan salahku, lho, Ma. Baru beberapa menit keluar dari bioskop, bannya mendadak bocor. Jangan marah ya, Ma?"
Karena tidak memiliki anak perempuan, ibu itu langsung tahu kalau Santi salah nomor. "Maaf, Nak," jawabnya. "Kau menekan nomor yang salah. Saya tidak punya anak bernama Santi. Bahkan, saya tidak punya anak sama sekali."
Penelepon di seberang kembali terdiam beberapa saat.
"Aduh, Ma!" terdengar suara bergetar. "Masa sampai segitunya sih marahnya?"

SEPASANG RAYAP
Submitted by Team i-Humor on Fri, 08/26/2011 - 17:00Ketika nabi Nuh dan keluarganya turun dari perahu, mereka berhenti di atas tebing untuk menoleh ke belakang.
"Kita harus melakukan sesuatu Nuh," kata istrinya. "Bangkai perahu yang besar itu akan tetap berdiri di sana selama bertahun-tahun dan merusak pemandangan."
"Semua sudah kupikirkan," kata Nuh meyakinkan istrinya. "Aku meninggalkan sepasang rayap di perahu."

LENCANA HILANG
Submitted by Team i-Humor on Wed, 08/25/2010 - 15:45Kakek dulunya adalah seorang pejuang kemerdekaan untuk bangsa Indonesia. Ia sangat menyayangi lencana-lencana kehormatan yang sudah dia dapatkan. Pada malam tirakatan, sang kakek mendapat kehormatan untuk berpidato. Dia mempersiapkan diri dengan seragamnya dan mengumpulkan lencana-lencana itu untuk dipamerkan ke masyarakat. Tapi ketika dia mengeluarkan lencana-lencana itu dari kotaknya tiba-tiba sang kakek terlihat bingung.
Nurdi: Ada apa, Kek. Kok sepertinya kebingungan?
Kakek: Begini lho Nur, kemarin lencana kakek kan ada sepuluh, Kenapa sekarang kakek hitung-hitung lagi kok tinggal 9 ya? (Sambil mengeluarkan semua lencananya dari kotak dan mulai menghitung.) Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan. Tuh kan, cuma sembilan.
Nurdi: Ya, iyalah, Kek. Lha itu yang Kakek pakai belum masuk hitungan.

TAWON
Submitted by Team i-Humor on Wed, 06/02/2010 - 16:40Seorang pasien yang hidungnya bengkak, mendatangi seorang dokter.
Dokter: Tawon?
Pasien: Betul ....
Dokter: Hinggap dihidung?
Pasien: Benar....
Dokter: Menyengat?
Pasien: Belum sempat tawon itu menyengat, sepupuku menghantamnya dengan pemukul golf.

KEBAKTIAN
Submitted by Team i-Humor on Tue, 02/02/2010 - 15:51Pada suatu hari Minggu pada bulan Februari yang amat dingin dan bersalju, hanya sang pendeta dan seorang peternak sapi yang datang ke gereja di sebuah dusun.
Pendetanya berkata, "Aku kira, kita hari ini tidak ada kebaktian."
"Sial, padahal jika hanya seekor lembuku yang datang pada waktu pemberian makanan, pasti aku akan memberikannya," jawab sang peternak.
Pak pendeta menurut dan ia pun menyelenggarakan seluruh kebaktian sampai selesai. Tatkala sang peternak hendak meninggalkan gereja, pendeta menjabat tangannya dan bertanya, "Bagaimana kebaktiannya?"
Pak peternak itu menjawab, "Lumayan. Namun bila hanya seekor lembu datang pada waktu pemberian makanan, aku pasti tidak akan memberikan seluruh persediaan makanan kepadanya."

PERPULUHAN TERGANTUNG PROFESI
Submitted by Team i-Humor on Thu, 08/13/2009 - 15:17Tiga orang yang berbeda profesi sedang berdiskusi soal perpuluhan. Mereka masing-masing mengemukakan alasan mengapa mereka belum membayar perpuluhan.
Akuntan: Saya belum membayar perpuluhan karena belum menerima surat tagihan dari Tuhan.
Pengacara: Kalau saya belum membayar perpuluhan karena belum ada undang-undang yang mengaturnya.
Bankir: Saya sih sudah lama mau membayar perpuluhan, tapi sampai sekarang saya belum tahu nomor rekening Tuhan.

KHOTBAH PERTAMA KALI
Submitted by Team i-Humor on Wed, 02/18/2009 - 10:14Seorang pemuda berdiri di atas mimbar untuk membawakan khotbah pertamanya. Ia sangat gugup sampai-sampai ia hampir tidak dapat berbicara. Namun, ia telah menulis khotbah bagus yang panjang, jadi ia terus membacanya.
"Yang keras!" teriak seorang pria yang duduk di bagian belakang. "Kami tidak bisa mendengarmu di sini!"
NOMOR BARU
Submitted by admin on Wed, 10/08/2008 - 11:48Setelah seorang operator telepon memberiku nomor telepon pacarku yang baru, aku meneleponnya tapi yang mengangkat seorang wanita. "Apa Robert ada?" tanyaku.
"Dia baru mandi," jawabnya.
"Tolong sampaikan kepadanya kalau pacarnya menelepon," pintaku lalu kututup.
JAWABAN SALAH
Submitted by admin on Tue, 03/25/2008 - 11:41Seorang pemuda bernama Murphy melamar untuk posisi sebagai teknisi pada sebuah perusahaan Irlandia di Dublin. Seorang pemuda Amerika juga melamar pekerjaan yang sama. Mereka berdua dites bersama.
UANG BUKAN SEGALANYA
Submitted by admin on Tue, 03/04/2008 - 11:03Uang bisa membeli rumah,
tapi tidak bisa membeli kenyamanan.
Uang bisa membeli tempat tidur,
tapi tidak bisa membeli tidur nyenyak.
Uang bisa membeli buku,
tapi tidak bisa membeli pengetahuan.
Uang bisa memberikan jabatan,
tapi tidak bisa memberikan hormat.
ADU HEBAT KORUPSI
Submitted by admin on Wed, 11/21/2007 - 12:33Suatu hari, diadakan pertemuan koruptor dari seluruh dunia. Mereka saling membanggakan kelebihan mereka dalam korupsi. Berikut percakapan mereka.

CORET-CORET
Submitted by Team i-Humor on Mon, 06/07/2004 - 00:00Tiga anak laki-laki di halaman sekolah saling menyombongkan ayah mereka masing-masing.

MATERIALISTIS
Submitted by Team i-Humor on Fri, 06/04/2004 - 00:00Seorang Jaksa Agung kaya sedang membuka pintu mobil BMW-nya. Tiba-tiba sebuah mobil datang dari arah depan dan menabrak pintu mobil Jaksa Agung tersebut.

HOBI
Submitted by Team i-Humor on Thu, 01/01/2004 - 00:00Seorang dokter baru saja menyelesaikan pemeriksaannya terhadap seorang pasien. Setelah selesai, sang dokter meminta pasien tersebut untuk masuk ke dalam kantornya.

PAKAI YANG MANA
Submitted by Team i-Humor on Fri, 08/29/2003 - 00:00Shanti dan Santo adalah sepasang suami istri yang berencana akan makan malam di luar.



Publikasi e-Humor adalah buletin mingguan yang diterbitkan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) dan dipublikasikan melalui sistem I-KAN (Internet- Komputer Alkitab Network), menyajikan humor-humor yang jauh dari unsur SARA dan pornografi lengkap dengan ayat-ayat pendukung dari setiap humor.