Tinggalkan Komentar (
KENANGAN PENGERAS SUARA

Seorang pria ingin membantu pelayanan gereja dengan menyumbang sebuah pengeras suara. Pendeta gereja tersebut sangat senang dan mengumumkan hal ini kepada jemaat.
Dia menjelaskan bahwa perangkat pengeras suara tersebut disumbangkan oleh seorang jemaat. Sang pendeta berkata, "Pengeras suara ini diberikan sebagai bentuk pelayanan dari seorang jemaat dan juga untuk mengenang sang istri yang telah meninggal."
Ternyata, semasa hidupnya, istri pria tersebut selalu berbicara dengan volume suara yang keras.
"Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!"(Filipi 4:5)




Publikasi e-Humor adalah buletin mingguan yang diterbitkan oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) dan dipublikasikan melalui sistem I-KAN (Internet- Komputer Alkitab Network), menyajikan humor-humor yang jauh dari unsur SARA dan pornografi lengkap dengan ayat-ayat pendukung dari setiap humor.