Parakaleo

Peran Konseling Awam: Phobia

Kehidupan Kristiani adalah kehidupan dalam kasih karunia Allah/God's grace. Artinya, dalam kehidupan orang-orang Kristen yang sudah diselamatkan ada kesempatan untuk menerima dan meresponi kasih karunia Allah yang dinamis, yang terus-menerus disediakan untuk melengkapi orang-orang percaya dalam kehidupan mereka. Interaksi orang percaya dengan kasih karunia Allah inilah kunci penentu kehidupan orang Kristen. Seberapa jauh kemajuan kehidupan mereka sebagai orang-orang percaya tergantung mutlak pada seberapa banyak mereka menyambut dan mensyukuri kasih karunia yang Allah berikan. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
1 - 3
Judul Artikel: 
Parakaleo, Juli September 2007, Vol. XIV, No. 3
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2007

Psikopat dan Iblis

Di dalam dunia kekristenan, setidaknya ada tiga pandangan umum tentang hubungan antara gangguan jiwa dan gangguan iblis. Ada yang berpendapat bahwa semua gangguan jiwa merupakan gangguan iblis, tanpa kecuali. Sebaliknya ada pula yang berpandangan bahwa semua gangguan jiwa bukanlah gangguan iblis. Di antara keduanya, ada yang berkeyakinan bahwa adakalanya gangguan jiwa merupakan gangguan iblis, namun tidak selalu. Saya termasuk dalam kategori terakhir ini. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
3 - 4
Judul Artikel: 
Parakaleo, April Juni 2007, Vol. XIV, No. 2
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2007

Peran Konseling Awam: Pekerjaan Iblis

Melihat dan belajar dari Alkitab, kita akan tercengang dengan kekayaan karya Allah yang tidak terhingga. Dia adalah Allah, yang menurut H. Bavinck, "incomprehensible but knowable," yang tak terselami dengan akal budi tetapi dalam kasih karuniaNya, Ia dapat dikenali secara pribadi. Ia memperkenalkan dan memberikan diriNya bahkan bersedia hadir dan menyertai orang percaya. Ia tahu betapa rapuhnya posisi anak-anak Tuhan ditengah dunia yang jahat ini, seperti domba-domba ditengah kawanan serigala (Mat. 10:16). ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
1 - 2
Judul Artikel: 
Parakaleo, April Juni 2007, Vol. XIV, No. 2
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2007

Pertanyaan Anda

Saya seorang ibu rumah tangga dengan dua orang anak laki-laki, Boy (12 tahun) kelas VI dan Dipa (7 tahun). Boy sebenarnya seorang anak yang lincah dan sehat, sedangkan Dipa sejak lahir memang cacat dan sampai hari ini hanya tergolek di ranjang, tanpa bisa berbuat apa-apa. Tiga tahun pertania sejak kelahiran Dipa saya stress berat, banyak menangis dan tidak bisa mencrima keberadaannya. Lambat laun saya mulai bisa beradaptasi, menerima dan mengusahakan seberapa yang saya mampu untuk kemajuan kesehatannya. Setiap hari saya sibuk mengurus Dipa karena kami tidak mempunyai pembantu. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
3 - 4
Judul Artikel: 
Parakaleo, Juli September 2006, Vol. XIII, No. 3
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII, Jakarta 2006
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2006

Gerbang Sorga

Manusia tidak pernah berhenti berkelahi. Adakalanya kita berkelahi untuk menang, namun kadang kita berkelahi untuk hidup. Salah satu perkelahian untuk hidup yang kerap menantang adalah perkelahian melawan penyakit. Misalnya, bag] para penderita kanker, radiasi dan chemotherapy menjadi perkakas perang melawan sel-sel ganas yang rnenggerogoti tubuh. Kadang kita menang dan bertahan hidup, namun kadang kita kalah. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
2 - 3
Judul Artikel: 
Parakaleo, Juli September 2006, Vol. XIII, No. 3
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII, Jakarta 2006
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2006

Peran Konseling Awam: Sakit Parah/Terminal dan Depresi

Reaksi alami bag] individu-individu dengan sakit tak tersembuhkan adalah depresi. Para ahli psikologi umumnya percaya bahwa depresi juga merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh yang dipilih individu ditengah posisi dan kondisi kritis yang tak terhindarkan. Dengan mekanisme ini individu tersebut rnasih dapat memiliki "sense of lifelperasaan hidup," sehingga ia dapat mengeluh, menangis, marah, meratap dan metpunyai setitik pengharapan. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
1 - 2
Judul Artikel: 
Parakaleo, Juli September 2006, Vol. XIII, No. 3
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII, Jakarta 2006
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2006

Emosi

Kita adalah manusia sosial, seksual, jasmaniah, emosional, intelektual, dan rohaniah. Karena berkodrat sosial kita membutuhkan sesama dan tidak bisa berfungsi optimal tanpa kehadiran orang lain di dalam hidup ini. Kita pun berkodrat jasmaniah, itu sebabnya kita perlu tidur, makan, dan minum. Demikian seterusnya dengan kodrat lainnya. Dari semua itu saya kira ada dua kodrat yang tidak dapat kita terima dengan nyaman: seksual dan emosional. Kali ini saya ingin membahas kodrat emosional saja. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
3 - 4
Judul Artikel: 
Parakaleo, April Juni 2006, Vol. XIII, No. 2
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2006

Peran Konseling Awam: Emosi dan Pikiran

Ahli-ahli psikologi pada umumnya berpendapat bahwa emosi cenderung bekerja lebih dahulu sebelum otak manusia berpikir secara rasionil. Tetapi mengherankan sekali betapa Alkitab selalu menekankan secara terbalik, yaitu otak seharusnya bekerja lebih dahulu sehingga dapat mengontrol kerja emosi manusia. Rupanya, Alkitab ingin menegaskan bahwa manusia sebagai peta dan gambar Allah adalah mahluk yang hidupnya tidak seharusnya dikontrol oleh kerja emosi dan instink yang bergerak secara mekanis. Manusia harus dalam kesadaran, mengatur seluruh kehidupannya. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
1 - 3
Judul Artikel: 
Parakaleo, April Juni 2006, Vol. XIII, No. 2
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2006

Pertanyaan Anda

Saya seorang ibu rumah tangga, dengan seorang anak perempuan (Ira) yang sudah dewasa (27 tahun), cinta Tuhan, mandiri dan punya karir yang baik sekali. Hanya saja saya heran, setiap kali dia punya pacar saya selalu menemukan alasan untuk tidak menyukai dan ingin memutuskan hubungan tersebut. Saya baru menyadari ketika minggu yang lalu kami bertengkar hebat, dan dia memutuskan untuk tinggal diluar/kost, karena tidak tahan dengan sikap saya. Sebenarnya Ira anak yang cerdas, tidak pernah menyusahkan orangtua, hanya kadang-kadang saja membantah. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
4
Judul Artikel: 
Parakaleo, Januari Maret 2006, Vol. XIII, No. 1
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2006

Biola dan Tambur

Salah satu kesalahan fatal yang dapat kita perbuat adalah memilih pasangan hidup yang tidak serasi. Cukup sering saya menjumpai insan yang merana akibat kesalahan memilih baik suami maupun istri. Bagi mereka rumah menjadi tempat asing yang sedapatnya dihindari dan perjumpaan dengan pasangan dirasakan sebagai siksaan. Penyesalan pada akhirnya lenyap dari rongga hati dan tergantikan oleh ketidakpedulian dengan hidup. Masa depan pun berangsur menjadi masa bodoh. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
2 - 3
Judul Artikel: 
Parakaleo, Januari Maret 2006, Vol. XIII, No. 1
Penerbit: 
Departemen Konseling STTRII
Kota: 
Jakarta
Editor: 
Paul Gunadi Ph.D., Yakub B.Susabda Ph.D., Esther Susabda Ph.D.
Tahun: 
2006
Syndicate content