Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading
Artikel
Keunikan Konseling Pastoral
Submitted by admin on Thu, 27/10/2011 - 16:25Edisi C3I: e-konsel 266 - Keunikan Konseling Pastoral
Diringkas oleh: Sri Setyawati
Dibandingkan dengan konseling umum, konseling pastoral memiliki ciri khusus yang unik. Keunikannya terlihat dalam lima faktor berikut.
1. Pelatihan Konselor Pastoral. ... baca selengkapnya »
Berkencan
Submitted by admin on Wed, 12/10/2011 - 17:23Edisi C3I: e-konsel 264 - Relasi Kaum Muda
Bagaimana seharusnya sikap saya tentang berkencan? [1] Ada orang Kristen yang berpikir bahwa berkencan dengan orang yang belum percaya merupakan tindakan yang bodoh, karena berkencan itu dapat menjurus kepada pernikahan. Selain itu, orang yang belum percaya, cenderung memiliki standar-standar moral yang lebih rendah daripada yang diinginkan Allah bagi Anda. Silakan Anda memutuskan sendiri persoalan ini, tetapi camkanlah hal-hal yang berikut ini. ... baca selengkapnya »
Perkembangan Masa Dewasa
Submitted by admin on Wed, 05/10/2011 - 09:24Edisi C3I: e-konsel 262 - Masa Dewasa/Muda
Diringkas oleh: Sri Setyawati
Dalam studi psikologi perkembangan kontemporer atau perkembangan rentang hidup, wilayah pembahasannya tidak terbatas pada perubahan perkembangan selama masa anak-anak dan remaja saja, tetapi juga masa dewasa, tua, hingga meninggal dunia. Hal ini dikarenakan perkembangan manusia tidak akan berakhir, tetapi terus berkesinambungan. Perubahan-perubahan badaniah yang terjadi sepanjang hidup, memengaruhi sikap, proses kognitif, dan perilaku individu. Hal ini berarti bahwa permasalahan yang harus diatasi juga mengalami perubahan dari waktu ke waktu sepanjang rentang kehidupan. ... baca selengkapnya »
Pengajaran Alkitab Tentang Menangani Kritik
Submitted by admin on Tue, 27/09/2011 - 09:18Edisi C3I: e-konsel 261 - Kritik
Pengajaran Alkitab tentang menangani kritik bagi beberapa orang akan lebih berarti daripada yang lain. Anda dan saya sama-sama pernah mendapatkan kritik, baik dari pasangan, atasan, teman sebaya, anggota keluarga, tetangga, dll.. Beberapa orang, mungkin Anda salah satunya, lebih tahan terhadap kritik daripada orang lain. Saya heran bagaimana para politikus mampu mengatasi perlawanan hebat dari lawan-lawan mereka, bahkan kritikan pedas pun tampaknya tidak berpengaruh.
Sebagaimana hujan yang jatuh dari langit dan ombak yang datang dan pergi, para pendeta dan pemimpin Kristen pasti menghadapi golongan oposisi. Ini adalah fakta kehidupan dan kepemimpinan. ... baca selengkapnya »
Pesan yang Meremehkan
Submitted by admin on Tue, 20/09/2011 - 16:37Edisi C3I: e-konsel 260 - Perkataan Negatif
Salah satu tugas orang tua adalah memampukan anak-anaknya untuk menilai diri mereka sendiri, seperti halnya Tuhan menilai mereka. Sarana utama untuk mencapainya adalah melalui pesan yang membangun, baik dengan perkataan, sikap, maupun perbuatan. Jika Anda mengisi kehidupan mereka dengan pesan-pesan yang positif tentang arti hidup mereka bagi Anda dan bagi Tuhan, mereka akan mengembangkan disiplin dan harga diri, dan menjadi orang dewasa yang mandiri serta bertanggung jawab. Sayangnya, ada orang tua yang menyampaikan pesan yang tidak membangun kepada anak-anak mereka, sehingga memengaruhi cara anak menilai diri sendiri secara negatif dan menganggap seperti itulah Tuhan menilai. Pesan seperti ini adalah pesan yang merusak. ... baca selengkapnya »
Mengucapkan Firman Tuhan Untuk Mengalahkan Serangan Iblis
Submitted by admin on Wed, 14/09/2011 - 15:57Edisi C3I: e-konsel 258 - Kuasa Perkataan Firman
"Pedang Roh, yaitu Firman Allah" (Efesus 6:17).
Iblis tidak pernah jujur. Ia dapat menyerang kita kapan saja, baik siang atau malam hari. Bahkan, saat Anda ada di gereja! Tapi, salah satu dari waktu-waktu favoritnya adalah saat "senja", ketika kita terkantuk-kantuk menjelang tidur.
Suatu malam, saya sedang berbaring di tempat tidur, sambil menunggu istri saya, Shirley, keluar dari kamar mandi untuk menemani saya. Tiba-tiba, sebuah pikiran yang penuh hawa nafsu muncul dalam kepala saya. Celakanya, saya memikirkan wanita lain -- bukan istri saya! ... baca selengkapnya »
Kemarahan Yang Terkendali
Submitted by admin on Thu, 01/09/2011 - 11:29Edisi C3I: e-konsel 257 - Merdeka dari Kemarahan
Salah satu alasan yang paling baik untuk tidak marah adalah bahwa kemarahan sebenarnya menghalangi seseorang untuk memecahkan masalah. Kemarahan bukan solusi untuk mengatasi frustrasi, tetapi merupakan reaksi frustrasi. Jika pasangan Anda meminta Anda bekerja dalam hubungan pernikahan Anda, atau menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak, berusahalah untuk mengerti apa yang sebenarnya dirasakan oleh pasangan Anda, dan lakukan yang terbaik untuk memperkuat hubungan Anda. Jika Anda tidak menyukai kondisi tempat kerja Anda, cobalah untuk memperbaiki atmosfer tempat kerja Anda, belajarlah untuk beradaptasi, atau carilah tempat kerja yang baru. Kemarahan tidak akan membawa kemajuan yang positif dan tahan lama yang dapat memuaskan semua pihak. ... baca selengkapnya »
Kesepian dan Obatnya
Submitted by admin on Fri, 19/08/2011 - 17:00Edisi C3I: e-konsel 256 - Merdeka dari Kesepian
Pernahkah Anda merasa kesepian? Atau pernahkan Anda mencoba menolong seseorang yang merasa kesepian? Kesepian bukanlah masalah baru. Kesepian sudah ada sejak lama. Pemazmur dalam Mazmur 102:2-8 pun pernah mengalaminya, "TUHAN, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu. Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku! Sebab hari-hariku habis seperti asap, tulang-tulangku membara seperti perapian. Hatiku terpukul dan layu seperti rumput, sehingga aku lupa makan rotiku. Oleh sebab keluhanku yang nyaring, aku tinggal tulang-belulang. Aku sudah menyerupai burung undan di padang gurun, sudah menjadi seperti burung ponggok pada reruntuhan. Aku tak bisa tidur dan sudah menjadi seperti burung terpencil di atas sotoh." ... baca selengkapnya »
Takut
Submitted by admin on Tue, 16/08/2011 - 16:05Edisi C3I: e-konsel 255 - Merdeka dari Ketakutan
Diringkas oleh: Sri Setyawati
Mungkin 1 dari 9 orang yang pernah melakukan konseling sering kali meremehkan masalah takut. Padahal, kebanyakan orang sering bergumul dengan rasa takut -- dalam tingkat dan bentuk yang berbeda-beda. Kita tidak tahu berapa banyak orang yang merasa takut saat naik elevator, takut dengan ketinggian, takut mengalami penolakan dalam menjalin hubungan dengan orang lain, dsb.. Meskipun rasa takut bisa disembunyikan, rasa itu akan terus menjalar dan mencengkeram.
Rasa takut yang berlebihan dapat "menghancurkan" manusia. Alkitab, secara khusus memberikan banyak pembahasan tentang hal ini. Bahkan, dalam banyak kesempatan, Allah menasihati umat-Nya agar "jangan takut". Mengapa perintah ini diulang terus-menerus? Karena Allah tahu betapa nyatanya rasa takut itu bagi manusia, dan betapa perlunya kita diingatkan terus untuk memercayai-Nya di segala situasi dan kondisi. ... baca selengkapnya »
Akhirnya Bebas!
Submitted by admin on Thu, 28/07/2011 - 16:11Edisi C3I: e-Konsel 253 -Merdeka dari Dosa
Apakah artinya menjadi merdeka dalam Kristus? Pada hakikatnya, berarti dilepaskan dari kuasa apa pun atau siapa pun yang pengaruhnya memiliki tujuan yang bertentangan dengan Allah.
Iblis, kedagingan kita yang penuh dosa, dan dunia yang jahat, semuanya berusaha memengaruhi kita. Apakah yang Kristus lakukan untuk membebaskan kita dari semua cengkeraman itu? Apakah tanggung jawab kita untuk berjalan dalam kemerdekaan itu? Ini sangat penting kita pahami, agar jangan sampai kita kembali terhuyung-huyung di bawah kuk perhambaan. Marilah berdoa meminta pemahaman yang jelas dari Allah agar kita mengetahui kebenaran.
"Bapa sorgawi, terima kasih untuk sukacita dan damai sejahtera yang lahir karena kemerdekaan dalam Kristus. Aku memuji-Mu untuk kuasa dan kasih karunia-Mu, yang telah melepaskan segala belenggu yang membuatku menjadi tawanan dosa. Bagaimana aku dapat berjalan dengan jauh lebih sempurna dalam kemerdekaan yang Kauberikan untuk membebaskanku? Bukalah mata pengertianku, agar aku bisa melihat dengan jelas karya pembebasan Yesus Kristus. Dalam nama-Mu, aku berdoa. Amin." ... baca selengkapnya »







