| |
Tema:
|
 |
|
|
|
Fokus Juni 2008
|
Menangani Anak dengan Kebutuhan Khusus
|
|
Pengantar
Tidak semua anak akan tumbuh dan berkembang dengan proses dan
keadaan yang sama. Ada beberapa anak yang memiliki
kebutuhan-kebutuhan tertentu yang harus dipenuhi supaya mereka bisa
tumbuh dan berkembang seperti anak-anak lainnya. Misalnya, anak yang
memiliki kelemahan fisik, bermasalah dengan penglihatan,
pendengaran, dan anggota tubuh lainnya, maupun anak yang mengalami
kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam
kasus yang seperti ini, orang tua harus memiliki kepekaan dalam
mengenali kebutuhan yang diperlukan oleh anak.
Diperlukan kesabaran dan ketekunan dalam merawat anak yang memiliki
kebutuhan khusus. Di samping itu, orang tua pun harus memiliki bekal
pengetahuan, keterampilan, dan cara-cara tertentu dalam merawat
mereka supaya apa yang mereka butuhkan bisa terpenuhi. Untuk itu,
beberapa artikel dan tanya jawab dalam Fokus C3I kali ini kiranya
bisa menambah bekal Sahabat C3I, khususnya dalam menangani anak yang
berkebutuhan khusus. Selamat menyimak, semoga menjadi berkat!
|
|
|
Tsunami,
Peringatan dari Tuhan?
Sumber: e-Konsel (Edisi 160)
TANYA
Pak Pdt. Yth.,
Pada 26 Desember 2004 yang lalu, di wilayah
negara kita, tepatnya di Aceh dan Sumut, diterpa bencana Tsunami.
Bahkan bencana tersebut juga terjadi di negara-negara lain.
|
Konseling Trauma
untuk Korban Tsunami
Sumber: e-Konsel (Edisi 160)
Bencana yang melanda Aceh membalikkan kehidupan
yang damai dan bahagia menjadi kehidupan yang sangat menakutkan,
bahkan nyaris tanpa harapan.
|
Bimbingan
Kelompok
Sumber: e-Konsel (Edisi 159)
Bimbingan kelompok memunyai
beberapa keuntungan dibandingkan dengan metode bimbingan secara
pribadi.
|
Group --
Konseling
Sumber: e-Konsel (Edisi 159)
Pada masa hidup Tuhan
Yesus, Ia telah sempat berbicara dengan banyak orang mengenai
kebutuhan dan persoalan-persoalan mereka. Sering kali dalam
konseling-Nya, Ia melibatkan beberapa orang sekaligus.
|
Anak yang Kesulitan Belajar
Sumber: e-Bina Anak (Edisi 307)
PENGERTIAN MASALAH
Karena masalah anak yang lamban belajar berbeda-beda, maka sulit
untuk menetapkan secara akurat masalah mereka yang sebenarnya,
bahkan juga belum ada data angka yang tepat dari hasil terapi bagi
anak yang lamban belajar.
|
Masalah Penglihatan
Sumber: e-Bina Anak (Edisi 306)
DEFINISINYA
Ada dua jenis hambatan penglihatan pada anak, yaitu buta dan lemah
penglihatan. Anak yang buta harus menggunakan huruf braille,
sedangkan yang lemah penglihatannya tetap dapat memakai huruf biasa.
|
Masalah Pendengaran
Sumber: e-Bina Anak (Edisi 305)
DEFINISINYA
Biasanya dokter memakai ukuran desimal untuk menentukan ketajaman
pendengaran seseorang. Angka "0" berarti normal, angka "25" ke bawah
menunjukan kurangnya ketajaman pendengaran.
|
|
|