A. Pendahuluan
Keadaan di sekitar kita makin berubah. Hal-hal yang tadinya ditutup rapat, sekarang mulai dibuka dan dibicarakan dalam forum terbuka. Bahkan masalah harta kekayaan seseorang mulai dibuka. Begitu juga dengan keberadaan Pria Idaman Lain (PIL) dan Wanita Idaman Lain (WIL). Sesungguhnya gejala tersebut sudah lama diketahui, bahkan sejak di Kitab Suci sudah disebut-sebut adanya WIL atau WML (Wanita Milik Lain). PIL kadang-kadang terdengar juga dari gosip, dan mulai lebih riuh sejak wanita
Perselingkuhan selalu membawa dampak yang besar terhadap relasi pernikahan. Meskipun bisa diselesaikan, sering kali membutuhkan waktu dan proses untuk memulihkan relasi. Berikut ringkasan perbincangan dengan Pdt. Paul Gunadi, Ph.D. tentang masalah-masalah yang biasa timbul setelah perselingkuhan.
T: Ada beberapa pasangan yang setelah melewati masalah perselingkuhan ternyata timbul masalah komunikasi suami istri. Mengapa bisa demikian?
J: Pada masa badai selingkuh menerpa, umumnya kita bersatu padu
Tanya:
Saya seorang wanita (38 tahun) dengan tiga anak, usia 10 -- 14 tahun, karier yang sudah mapan, kedudukan lumayan, dan sering kali tugas keluar kota bahkan keluar negeri. Walaupun sibuk, namun kalau tidak keluar kota, saya selalu berusaha pulang sebelum jam 7 malam. Suami saya sejak tahun lalu sering kali terlambat pulang, alasannya macam-macam. Kemudian suatu hari (bulan lalu), saya dikejutkan oleh telepon dari seorang wanita muda yang mengatakan bahwa ia simpanan suami saya. "Shock", marah,
Salam dalam kasih Kristus,
Kesetiaan adalah salah satu faktor terpenting dalam pernikahan. Bahkan janji untuk selalu setia kepada pasangan, diucapkan di altar ketika tali pernikahan mulai dijalin. Walaupun janji telah terucap, mempertahankan janji itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Buktinya, perceraian sering terjadi dengan alasan hadirnya orang ketiga dalam pernikahan. Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab mengapa pasangan akhirnya berpaling kepada orang lain. Perlu instrospeksi diri