Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Salam damai,

Pelayanan adalah salah satu cara yang dapat dilakukan sebagai bentuk ucapan syukur atas pemeliharaan dan penebusan yang telah Tuhan Yesus lakukan bagi kita. Namun, pelayanan yang kita lakukan seharusnya tidak dilakukan untuk mencari kehormatan/popularitas diri sendiri, melainkan ditujukan untuk kemuliaan Tuhan Allah Bapa, termasuk pelayanan menjadi konselor. Sebagai konselor Kristen, kita harus rela menyediakan waktu, tenaga, pikiran, doa, dan kesabaran untuk membantu konseli mengatasi masalahnya dengan tepat sesuai kebenaran Alkitab. Dengan begitu, kasih Kristus, Konselor yang Agung, tidak hanya berhenti di dalam hidup kita. Dengan menjadi konselor Kristen, kita menjadi perpanjangan tangan-Nya untuk meneruskan kasih Yesus Kristus kepada lebih banyak orang. Dan, untuk melakukannya, Kristus akan selalu menopang dan memampukan kita. Luar biasa, bukan?

Dengan hak istimewa yang Tuhan berikan kepada kita, marilah kita memperlengkapi diri dengan hal-hal yang positif sehingga pelayanan kita sebagai konselor Kristen semakin efektif dan produktif. Simaklah berbagai artikel yang bermanfaat bagi pelayanan Anda dalam Fokus C3I. Selamat membaca.

Formulir Berlangganan e-Konsel

Milis Publikasi e-Konsel merupakan newsletter elektronik yang berisi bahan-bahan seputar dunia konseling (renungan, artikel, bimbingan alkitabiah, tips, tanya jawab) yang diharapkan mampu memperlengkapi dan membekali para konselor, hamba-hamba Tuhan, maupun orang-orang Kristen awam yang terbeban dalam pelayanan konseling dengan pengetahuan konseling yang benar-benar alkitabiah yang menunjang pelayanan mereka.
Isi Formulir Berlangganan e-Konsel

Artikel Terbaru

Menanggapi Anak yang Perasa

Edisi C3I: edisi 340 - Psikologi dalam Konseling Kristen

Heather adalah anak remaja berusia 12 tahun yang perasa. Keputusan yang diambilnya sangat dipengaruhi oleh nilai-nilainya secara pribadi, idamannya, perasaannya, dan kebutuhannya. Heather mengartikan peristiwa kehidupan secara subjektif. Ia sangat tertarik dengan orang-orang yang menyukainya dan yang disukainya. Memperoleh persetujuan orang lain sering kali lebih penting baginya daripada terus terang atau memberitahukan kebenaran. Mempertahankan kedamaian dalam suatu hubungan merupakan prioritas utama baginya. Dia mengharapkan penghargaan orang lain dan perlu mengetahui bahwa dia disukai. Apabila gurunya memuji dia, dia benar-benar akan mengerahkan tenaga untuk melakukan tugasnya. ... baca selengkapnya »

Arsip Fokus C3I