Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

You are hereLain-lain

Lain-lain


Peka Budaya

Penulis : Lesminingtyas

Sekitar satu jam sehari, hampir bisa dipastikan saya berada dalam sebuah komunitas yang beranggotakan orang-orang Kristen, Katolik dan Islam. Sebagian besar dari kami telah berkeluarga dan beberapa yang lainnya masih single alias jomblo. Kami sangat akrab satu sama lain. Bila salah satu atau beberapa anggota memiliki makanan, semua ikut makan. Kalau salah satu anggota sedang sakit, kami selalu bersama-sama menjenguknya.

Agama dan Mati Hidup Manusia

SAYA berada di Tokyo untuk mengikuti 19th World Congress of the International Association for the History of Religions, yang diikuti 1.700 pakar ilmu perbandingan agama dari seluruh dunia. Tema kongres adalah "Agama; Konflik dan Perdamaian".

Belajar dari Semut

Penulis : Kristian.N

Suatu hari Raja Daud mengajak Salomo anaknya menemaninya berjalan-jalan di taman istana. Setelah letih berkeliling duduklah dia di bawah sebuah pohon rindang. Dilihatnya Salomo sedang asik memandangi sesuatu. Rasa penasaran Daud mendorongnya untuk menghampiri Salomo. "Anak ku apa yang sedang engkau lihat?" tanya sang ayah.

Benediktus, Tidak Sekadar Sebuah Nama

Ketika Kardinal Joseph Ratzinger (78) terpilih menjadi Paus ke-265, ia kemudian memilih nama Benediktus XVI. Mengapa ia tidak memilih nama Yohanes Paulus III? Bukankah Ratzinger sangat menghormati Yohanes Paulus II yang wafat 2 April lalu? Atau mengapa ia tidak menggunakan nama Paulus VII sebagai kelanjutan dari pemerintahan konservatif Paus Paulus VI (1963-1978)? Tentu Kardinal Ratzinger memilih nama Benediktus-artinya 'yang diberkati'-bukan karena ia membaca Ramalan St Malachi (sekitar 1139). Ramalan itu menyebutkan bahwa Paus pengganti Yohanes Paulus II adalah seseorang yang hidup dan kerjanya memiliki ciri sebagai Gloria Olivae (Kemuliaan Zaitun). Tafsiran mengenai nama simbolik tersebut memang mengaitkannya dengan seorang tokoh bernama Benediktus dari Nursia, Italia (480-543).

Ajakan untuk Mendoakan Gereja Di Italia

Sehubungan dengan semakin dekatnya jadwal pemilihan untuk referendum mengenai reproduksi buatan di Italia pada tanggal 12-13 Juni, berikut penulis melaporkan beberapa perkembangan yang terjadi di Italia, bahwa meskipun dilanda kritik di sana-sini, Gereja Katolik Italia senantiasa menganjurkan kepada umat beriman untuk tidak datang memilih demi membela kehidupan manusia.

Kisah Batu Jalanan

Penulis : Kristian. N

Seorang musafir sedang berjalan menyusuri jalan setapak menuju sebuah kuil. Tinggal sekitar 200 meter lagi, ketikadi dijumpainnya sebuah pohon asam yang begitu rindang. "akhirnya aku sampai juga. Ah alangkah nyamannya jika aku beristirahat di bawah pohon ini", pikir musafir. Kemudian dia pergi menepi, dan duduk di bawah pohon itu. Diambilnya bekal makanan dan minuman, lalu bersantaplah ia.

Davinci Code Review (Sebuah Usaha Menelanjangi Kebohongan)

Buku ini lebih laris dari alkitab pada tahun 2003. Sudah diterjemahkan kedalam 8 bahasa utama dan terlaris di Amerika dan Australia. Bisa dikatakan buku ini adalah sebuah world-wide cultural phenomena. Apakah kita perlu menanggapi buku ini? Saya kira perlu sebab ini mengindikasikan situasi dunia dimana kita sedang berada.

Pesan Damai Dari Kingdom Of Heaven

"Aku Saladin, bukan mereka. Pergilah ke negeri-negeri Kristen ...." Yerusalem, 1187. Di luar gerbang kota suci itu, Salahuddin Yusuf Al-Ayyubi (Saladin) berdiri tegap berhadapan dengan Balian of Ibelin, panglima Tentara Salib. Di pinggang kanan kedua perwira itu terhunus pedang tajam. Keduanya bersiaga untuk saling bunuh. Ratusan ribu tentara Islam berbaris di belakang Saladin. Dari balik gerbang, warga Kristen menanti dengan cemas pertemuan itu. Sebagian Yerusalem sudah hancur. Mayat-mayat bergelimpangan di mana-mana. Di belakang Balian, ribuan Tentara Salib bersiap menyerang. "Ketika Tentara Salib merebut Yerusalem seratus tahun lalu, seluruh Muslim dibantai," Balian mulai pembicaraan.

Iman Kristen dan Tanggung Jawab Ekologi

Melakukan penginjilan kepada setiap manusia yang berkomunikasi dengan setiap orang yang percaya kepada Kristus merupakan bukti kesadaran kita bahwa manusia akan binasa tanpa Kristus. Berkembangnya pemahaman sekelompok Kristen bahwa keselamatan ada di luar Kristus nampaknya mengurangi semangat kelompok ini akan pentingnya penginjilan. Mereka menuduh kelompok Kristen yang rajin melakukan penginjilan sebagai kelompok fundamentalis. Benarkah kelompok yang rajin melakukan penginjilan kelompok fundamentalis?. Menurut kenyataan yang saya lihat, tidak sepenuhnya benar. Jika mau jujur, kelompok yang melakukan penginjilan Beberapakali melakukan kesalahan.

Umat Kristen Jangan sampai Menjadi Kerajaan

Umat kristiani sebagai warga gereja, jangan sampai tumbuh menjadi kerajaan-kerajaankecil yang eksklusif. Umat kristiani harus meneladani Yesus yang membawa kesaksian kebenaran, berbaur dengan masyarakat.

Tinggalkan Komentar