Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel
You are hereRenungan
Renungan
Sebuah Perenungan
Oleh: Ev.sudiana
Rumah yang paling indah adalah yang di dalamnya ada cinta
Makanan yang paling lezat adalah yang disantap dengan hati bersyukur
Penyembahan paling tinggi adalah dengan segala kesungguhan dan ketulusan
Kesuksesan sejati adalah ketika kita memunyai karakter Kristus
Pencerahan sejati adalah ketika kita mampu berkata: "Semua kuanggap sampah, karena pengenalanku akan Kristus."
Seeking His WiLLing
Oleh: Uchy Simanjuntak
Terkadang ada hal-hal yang tak dapat didapat sejalan dengan kehendak kita walaupun kita telah memperjuangkannya dalam waktu dan pergumulan yang besar. Apakah sesungguhnya kita mengerti bahwa hidup kita adalah milik Allah, dan maka dari itu saat bukan kehendak kita yang terjadi, sesungguhnya itu adalah kehendak Tuhan. Sadarkah kita, seberapa terbatasnya kita dan sebaliknya betapa tak terjangkaunya Allah dan semua mujizat-mujizatNya. Atau?? Belumkah kita menyadari bahwa kita ada untuk sebuah karyaNya yang besar yang telah Ia rancangkan, bahkan saat ini sedang berlangsung dalam hidup kita?? Apa arti hidup kita yang sesunggunya???
Kapten Kapal
Oleh: Michael
Sebuah kapal laut akan terus berputar-putar di tengah laut jika tidak ada tujuannya. Dan ia akan menjadi kapal yang berguna jika kapal tersebut ada tujuannya, entah ia akan ke pulau Kalimantan, Sulawesi atau menuju pulau Jawa. Dan bagaimana kapal tersebut dapat memiliki tujuan, maka dalam kapal tersebut harus ada yang mengendalikannya. Atau yang biasa kita kenal dengan seorang awak kapal atau kapten kapal.
Kado Terindah
Oleh: Mang Ucup
Batu Karang yang Teguh
Oleh: John Adisubrata
"Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman." (Yohanes 6:44)
Menabur benih-benih firman Tuhan sedini mungkin dalam kehidupan orang-orang di sekeliling kita sering mengakibatkan hasil penuaian yang tidak tersangka. Kesempatan untuk bisa menyaksikannya selalu berbeda-beda, sesuai dengan waktu dan kehendak Tuhan, karena hanya Dia yang mampu menumbuhkan benih-benih tersebut.
Kisah George
Oleh: PD Immanuel
Aku dilahirkan dengan sifat mirip dengan papaku. Papaku, orangnya sangat keras tapi berhati lembut. Diam-diam aku mulai membandingkan sifat-sifatku dengannya. Dia orangnya cepat marah dan kalau marah dia bisa diam seribu bahasa. Jika ada orang yang menghinanya atau menyinggung perasaannya tak segan dia pasti membalasnya dengan lebih kasar dengan apa yang diperbuat orang tersebut. Jika dia sudah berlaku baik terhadap sahabatnya, dan sahabatnya itu berlaku sebaliknya tidak segan-segan orang tersebut di musuhinya alias kita tidak bisa bersahabat lagi. Sifat itu persis sama dengan yang aku punya. Mungkinkah itu genetic namanya? Atau apalah namanya, aku pikir kesamaan kelemahan itulah yang membuat aku merasa menjadi kembaran papaku.
Hendaklah Perkataanmu Menjadi Berkat Bagi Orang Lain.
Sumber: Daniel Alamsjah / Borobudur.
Hendaklah kamu penuh dengan Roh, dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung pujian-pujian dan nyanyian rohani. Hendaklah Perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya diantara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan pujian-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah didalam hatimu.
Hasil Percakapan Goa dan Matahari
Penulis : Manati I. Zega
Belum lama ini, saya membaca beberapa buku tentang dongeng anak-anak. Dalam sebuah buku disebutkan demikian. Suatu hari terjadi percakapan saling menyombongkan diri di antara Goa dan Matahari. Goa berkata: "akulah sumber kegelapan. Barangsiapa yang mendekat kepadaku pasti akan mengalami kegelapan yang luar biasa. Tidak ada alasan baginya untuk lepas dariku. Pasti tidak ada yang mampu mengalahkan aku di dalam dunia ini. Akulah raja di atas segala raja, yakni raja kegelapan. Karena itu, jika seseorang berani mencoba masuk, pasti akan tersesat di dalamku."
Renungan
Artikel-artikel renungan atau yang dapat memberi inspirasi
Pada Mulanya adalah Kegelisahan
Yohanes 1:1-9
- Pada mulanya adalah Kegelisahan; Kegelisahan itu bersama-sama dengan Manusia dan Kegelisahan itu adalah Manusia.


sabda.org