Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

You are hereBerkat

Berkat


Warisan Popoh

Oleh: Sion Antonius

Saya pernah tinggal bersama dengan popoh kurang lebih 18 tahun, mulai dari lahir sampai SMA. Pada saat tinggal bersama rasanya tidak ada sesuatu yang istimewa untuk di kenang. Setelah berpisah rumah dan saya beranjak dewasa maka kenangan baik saat tinggal bersama itu mulai muncul. Apalagi setelah meninggalnya popoh pada 3 januari 2008, ternyata ada hal penting yang harus selalu saya kenang dan simpan dalam hati.

Konsekuensi Sebuah Pilihan

Oleh: Leonard Bengs

Ulangan 30:19-20 "Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini:kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihanlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, dengan mengasihi TUHAN, Allahmu, mendengarkan suara-Nya dan berpaut pada-Nya, sebab hal itu berarti hidupmu dan lanut umurmu untuk tinggal di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni kepada Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepada mereka"

Pentingkan Relasi Kekinian, Bukan Berkat Masa Lalu

Penulis : Martus A. Maleachi

Kehidupan orang percaya tidak dapat dipisahkan dari penyertaan Tuhan. Kita percaya bahwa segala yang dilakukan hanya dapat terlaksana dengan pertolongan dan pimpinan-Nya. Walaupun demikian, seringkali terjadi dalam kehidupan kita lebih bersandar kepada berkat masa lalu daripada kepada Tuhan. Berkat masa lalu sering kita anggap sebagai simbol dari penyertaan Tuhan. Tidak salah jika kita mengatakan bahwa gedung gereja yang megah, keberhasilan pelayanan, atau berkat materi yang didapatkan adalah bukti penyertaan-Nya. Tetapi alangkah menyedihkan jika segala berkat itu membuat kita lupa kepada Tuhan, Sang Pemberinya. Karena itu relasi pribadi dengan Dia adalah sangat penting, lebih penting dari berkat masa lalu.

Berkat Tertinggi

"Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan pada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus" [ I Yohanes 1:3 ].

20 Berkat

Mengapa saya berkata "Saya tidak bisa" jika Alkitab mengatakan bahwa saya bisa melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada saya (Fil 4:13)

Mengapa saya merasa kurang jika saya tahu bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan saya menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus (Fil 4:19)

Mengapa saya harus merasa takut jika Alkitab berkata bahwa Tuhan tidak memberi saya roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, ketertiban (2 Tim 1:7)

Tinggalkan Komentar