You are herePaskah

Paskah


Kayu yang Kasar

Oleh: Ev. Sudiana

Bernoda darah langkah kaki-Nya
Berjalan mengarah ke salib
Menanggung derita
Korbankan nyawa-Nya...

Perjamuan Kudus

Oleh: Rudy Lee

Perjamuan Kudus tidak pernah dilakukan sebulan sekali oleh jemaat mula-mula. Perjamuan Kudus juga tidak pernah dilakukan seminggu sekali tetapi setahun sekali.

Memecah roti dalam pemahaman Ibrani (Maaseh Schlihim/ Kisah Rasul 2:42-46)

Saat sebuah keluarga Ibrani hendak memulai makan, ucapan syukur di atas dipanjatkan dan kepala keluarga memecah roti. Ucapan syukur di atas disebut dengan “memecah roti”. Kebiasaan “memecah roti” ini merupakan salah satu ciri khas kehidupan dari sebuah keluarga atau komunitas Ibrani.

Kubur Kosong

(1 Korintus 15)

Saya rasa pasal ini merupakan pasal yang paling penting dalam tulisan Paulus, terutama bagi orang-orang yang telah kehilangan seseorang dalam hidup ini. Tidak lama setelah orang-orang yang kita kasihi pergi, maka akan timbul pertanyaan, "Akankah kita bertemu dengan mereka lagi?" Paulus menjawab pertanyaan ini, dan memberikan suatu penghiburan yang dapat kita temukan dengan sangat jelas yang tidak dinyatakan dalam ayat lain. Ketika kita membaringkan orang-orang yang kita kasihi yang telah pergi, adalah suatu penghiburan ketika kita mengetahui bahwa kita akan bertemu dengan mereka lagi dalam waktu yang tidak lama.

Kebangkitan Kristus

Meskipun perayaan Paskah sudah kita lalui beberapa minggu ini, namun gaungnya tetap kita rasakan setiap saat. Kebangkitan-Nya merupakan pembuktian kemenangan atas maut yang Allah nyatakan lewat Putra-Nya, Yesus Kristus. Berikut kami bagikan artikel tentang kebangkitan Kristus. Biarlah membangkitkan semangat kita untuk memberikan diri bagi Kristus melalui hidup dan pelayanan kita. Tuhan Yesus memberkati.


KEBANGKITAN KRISTUS


Pembacaan Alkitab: 1 Kor. 15:1-20


"Riwayat hidup" Yesus tidak berakhir pada saat kematian-Nya. Hari Jumat Agung disusul oleh Hari Paskah: pada hari yang ketiga, Ia bangkit pula dari antara orang mati!

Berkat Sejati

Oleh:Sion Antonius

Pada waktu berdoa kita sering berkata, Tuhan berkatilah hidup kami, Tuhan berkatilah pekerjaan kami, Tuhan berkatilah gereja kami dan seterusnya. Kata berkat itu menjadi sangat penting dan ketika diucapkan dalam kegiatan yang bersifat rohani maka menjadikan situasi menjadi sangat religius dan agung. Banyak orang berlomba-lomba ingin menjadi orang yang diberkati. Namun pernahkah kita berdiam diri dan merenungkan arti kata berkat dengan sangat mendalam?

Fakta Tentang Ciptaan Baru

Oleh: Wiempy Wijaya

II Korintus 5:17 - Jadi siapa yg ada di dlm Kristus, ia adalah ciptaan baru: yg lama sdh berlalu, sesungguhnya yg baru sdh datang.

Melihat dari ayat tsb akan membuka pola pikiran dan sudut pandang yg baru ttg ciptaan baru. Ketika diri kita menjadi seorang Kristen, maka kita adalah ciptaan baru. Hal tsb sesuai dgn ayat di Efesus di bawah ini: Efesus 1:3 - Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yg dlm Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dlm sorga.

Artinya Warna Telor Paskah

Oleh: Mang Ucup

Apakah Anda mengetahui artinya lambang dari warna-warna telor paskah?

  1. Warna Merah: melambangkan Darah-Nya Yesus 1 Petrus 1:18-19 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat

Ketakutan dan Kesukaan Besar

Baca: Matius 28:1-10

Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. -- Matius 28:8

Maria dan beberapa orang wanita yang pergi bersamanya mengunjungi tempat pemakaman Yesus, tidaklah mengharapkan sambutan yang mereka terima di kubur. Mereka datang pada waktu dini hari untuk membalurkan rempah-rempah pada tubuh Teman mereka -- tanpa mengetahui bagaimana caranya masuk ke dalam kubur. Namun saat mendekati kubur, mereka tercengang karena melihat batu besar telah tergeser dari lubangnya. Bahkan yang lebih menakjubkan, mereka melihat seorang malaikat sedang duduk di atasnya.

Paskah dan Bencana Alam

Penulis : Dr. Eben Nuban Timo (Pendeta GMIT)

Paskah menurut PL dan PB:
PASKAH berasal dari kata Ibrani, Pasach. Artinya berlalu. Kata ini menggambarkan berlalunya masa hidup sebagai budak di Mesir selama 450 tahun dan dimulainya masa sebagai orang merdeka untuk berjalan menuju tanah perjanjian. Sepuluh bencana yang dahsyat berada di belakang mereka. Di depan mereka menanti sepuluh firman yang memberi kehidupan dan sukacita (Maz. 19:8 dst). Tetapi yang masuk ke dalam janji kehidupan sukacita itu Israel sebagai satu bangsa harus menjalani satu disiplin hidup yang ketat. Mereka perlu belajar menanggalkan kebiasaan-kebiasaan dan praktek hidup yang lama sekaligus melatih diri dengan pola dan perilaku hidup yang baru. Pasach di Israel berhubungan dengan peristiwa keluaran (rexodus) dari tanah Mesir, negeri perbudakan (Kel. 20:2).

Kemenangan Orang Percaya

Konsep Perjanjian Lama mengartikan Paskah sebagai Hari Pembebasan mereka di dalam perbudakan, dalam Perjanjian Baru juga demikian, Paskah merupakan pembebasan orang-orang percaya dari "perbudakan" dosa dan maut, semestinya manusia itu mati karena dosa; namun kemenagan Tuhan Yesus di atas kayau salib telah membebaskan kita dari kematian itu. Yesus telah menang atas dosa-dosa umat manusia secara universal, artinya setiap orang yang percvaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Peringatan Paskah juga merupakan suatu pesta kemenangan besar Yesus Kristus, sekaligus Kemenangan besar bagi orang-orang percaya. Yesus bukan hanya menang atas kematiaan-Nya saja di dalam Kubur, tetapi sekaligus menang atas dosa manusia. Inilah salah satu dasar Iman Kepercayaan orang Kristen yang tidak boleh dilupakan. Makanya ketika Dokter Lukas mengatakan dalam bagian ini bahwa ";Ia Tidak Ada di sini, Ia Telah Bangkit" (Lukas 24:6), haruslah diyakini bahwa Yesus Kristus benar-benar telah bangkit dari kubur, di gua itu sudah kosong, yang ada hanay kain kafan bekas pembalut mayat Tuhan Yesus. Tidak ada sejengkal-pun alasan yang boleh membatalkan pernyataan ini.